Portal Berita Hari Ini

Warga Simalungun Dihebohkan Penemuan Tengkorak Manusia di Rumah Kosong

Simalungun, Nusantaratop – Warga Simalungun dihebohkan dengan penemuan tengkorak manusia di rumah kosong di Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, provinsi Sumatra Utara.

Penemuan itu ditemukan Riduan Sinaga (39) dan Yusri (40) tepatnya di perumahan Bukit Akat Sejahtera (BAS), Senin (31/5/2021).

Menurut keterangan dari kedua Pria tersebut, tengkorak itu ditemukan ketika mereka memanen terong yang berada di dekat rumah kosong.

Saat memanen terong, Yusri yang penasaran dengan isi dalan rumah kosong tersebut kemudian masuk kedalam dan mengelilingi rumah itu. Sesampainya di lantai dua, dia terkejut dikarenakan melihat tengkorak manusia yang tergeletak di lantai rumah.

“Setelah melihat itu saya langsung turun dan memberitahukannya kepada si Riduan. Disitu kami berdua pulang ke rumah untuk memberitahukan kepada RT agar segera memberitahukan kejadian itu kepada polisi Simalungun,” ungkap Yusri melalui seluler dilansir dari dari Go Sumut, Selasa (1/6/2021).

Kapolsek Bangun, AKP LS Gultom membenarkan penemuan itu. Dia mengatakan tengkorak sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Medan untuk dilakukan penyelidikan.

“Namun saat kita melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), disamping tengkorak ditemukan sebuah botol yang diduga berisi minuman keras, tiga buah mancis, serta kartu tanda berobat yang diduga milik korban atas nama Sabar Aritonang, begitu pun kita masih menunggu hasil dari rumah sakit” tutupnya.

Puluhan Tahun Rumah Tak Ditempati

Lokasi Rumah Kosong Penemuan Tengkorak Manusia ( Foto : Tribunemedan)

 

Pantauan awak media, rumah yang mulai dihuni lumut dan semak-semak tersebut memiliki halaman yang luas.

Ada pula plang bertuliskan rumah tersebut dimiliki ahli waris keluarga.

Sementara itu, seorang pedagang nasi bungkus, Ijun mengatakan tak tahu menahu bahwasanya di rumah kosong tersebut tersimpan sesosok tengkorak.

“Dulu, cium bau itu udah sering. Cuma nggak tahu ada mayat di rumah itu. Apalagi ini kan, jalan besar. Sering mobil lewat, kami kira baunya dari kendaraan yang lewat,” ujar Ijun seperti dikutip dari tribune medan.

Lebih lanjut, Pangulu Nagori (Setingkat Kepala Desa) Siantar Estate bernama Rusdi mengatakan rumah kosong tersebut sudah 20 tahun dibiarkan.

Pemiliknya sudah meninggal dunia, sementara anak-anaknya tinggal di luar negeri.

“Bapak sama ibu sudah meninggal. Anak-anaknya di luar negeri. Ada yang di Jerman, ada yang di Amerika Serikat,” katanya.

Untuk sejauh ini, ujar Rusdi, ia belum menerima apapun soal adanya laporan warga kehilangan anggota keluarga, termasuk kecurigaan lainnya.

“Nggak ada warga yang hilang,” pungkasnya (red)

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.