Portal Berita Hari Ini

Masyarakat Langkat Terima Edukasi Bahasa Inggris Dari Kemenparekraf

Langkat, Nusantaratop – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melaui Badan Parawisata dan Ekonomi Kreatif Poli Tehnik Pariwisata Medan menyelengarakan pelatihan bahasa Inggris di kawasan destinasi Pariwisata Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa kemarin (30/11/2021)

Abdul Khadir Ritonga M Hum selaku Ketua pelaksana penyelenggara pelatihan bahasa inggris parawisata. Abdul Khadir Ritonga M Hum menyampaikan Kabuapten Langkat, Pangkalan Susu sagat sangat perlu pendalaman menguasai bahasa dalam pariwisata daerah.

Drs Booni Tauhi M.Hum selaku moderator dalam pelatihan menyampaikan tentang pentingnya komunikasi yang santun dalam menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

“Bila kita sopan dan santun terhadap wisatawan dalam berbicara, maka pengunjung itu akan merasa nyaman dan akan datang lagi ke lokasi wisata kita,” kata Booni

Parsaoran Butarbutar, SE yang mewakili masyarakat sangat mendukung kegiatan program pelatihan bahasa Inggris Pariwisata dan kepariwisatan di kawasan destinasi wisata pesisir Langkat.

“Kami sebagai perwakilan dari masyarakat banyak mengucapkan terima kasih sebesar besarnya pada bapak /ibu yang dapat memberi pelatihan ini pada masyarakat kabupaten Langkat, pada khususnya kecamatan Pangkalan Susu.

“Paling tidak setelah ini kami mendapatkan hasil untuk merobah cara kami menjadi masyarakat yang sopan santun dan juga kami mampu mendapatkan yang kreatif untuk menambah ekonomi rakyat Langkat,” Kata Parsaoran Butarbutar.

Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Kabupaten Langkat ini juga mengapresiasi atas fasilitas yang disediakan camat Pangkalan Susu T.syafrie Elza Prawira S.Stp M.AP dalam pelatihan bahasa inggris pariwisata dan kepariwisataan tersebut.

Parsaoran mengenang pada tiga tahun silam, bahwa warga Langkat pernah megadakan pagelaran seni budanya antar suku provinsi Teluk Haru, Pangkalan Susu.

Sementara itu Dra Tina Tavani Nasution M.Hum selaku moderator dalam pelatihan itu juga menimpali tentang lingkungan pariwisata yang bersih dan nyaman.

“Disini kita sebangai warga atau masyarakat. Kita harus menjaga kelestarian alam, kebersihan, dan lokasi wisata. Dan disitu juga kita akan banyak mendapatkan ekonomi kreatif yang contohnya, kalau ada wisata di daerah kita tinggali itu maka kita selalu menjaga kebersihan,” ujarnya.

Sealin itu, tambah Tina persiapan fasilitas juga sangat penting menuju ke lokasi wisata.

“Kita harus mempersiapkan traspotasi, penginapan dan makanan kuliner dengan baik, dan ini juga pasti menambah ekonomi kreatif,” jelasnya.

Laporan : Husni

Editor : Pahotan

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.