Portal Berita Hari Ini

Cahaya Misterius Terekam 2 Kali di Puncak Gunung Merapi

Malang, Nusantaratop – Usai heboh di Gunung Merapi, cahaya misterius kini muncul di Gunung Raung, Jawa Timur.

Sebuah kilatan cahaya terekam kamera pengawas atau CCTV milik Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.

“Pos Pengamatan Gunung Raung merekam adanya cahaya di dekat Gunung Raung pada pukul 19:50:10 WIB,” kata Kepala PPGA Raung, Mukijo dikutip dari TIMESIndonesia, Sabtu (5/6/2021).

Namun, lanjut Mukijo, pihaknya memastikan kilatan cahaya itu bukan berasal dari aktivitas vulkanik Gunung Raung. Berdasar rekaman CCTV PPGA Raung itu, durasi cahaya yang tertangkap hanya sepersekian detik.

“Tidak bisa dipastikan benda tersebut apa, namun tidak berkaitan dengan aktivitas Gunung Raung,” sambungnya.

Selain fenomena kilatan cahaya misterius, PPGA Raung juga menerima laporan suara dentuman. Suara itu diduga muncul bersamaan dengan kilatan cahaya dari sekitar Gunung Raung.

“Tidak jelas juga dari atas atau dari bawah, yang tertangkap CCTV hanya 1 frame, sangat cepat. Bentuknya juga tidak jelas ke atas atau ke bawah,” jelas Mukijo.

Hingga berita ini diturunkan, fenomena alam langka yang ditangkap dari Gunung Raung di Kabupaten Banyuwangi itu masih menjadi misteri tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Pengakuan Warga Yang Merekan Kilatan Cahaya di Puncak Gurung Merapi

Cahaya misterius di gunung merapi (Foto :istimewa/tangkapan Felix)

 

Sebelumnya dikutip dari SuaraJawaTengah.id cahaya misterius itu tertangkap kamera dari puncak Gunung Merapi. Belum ada kejelasan soal sumber cahaya tersebut.

Foto cahaya berwarna kehijauan di Gunung Merapi itu, pertama kali dibagikan Felix, warga Dusun Berut, Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Dia tidak menjelaskan dari mana asal cahaya tersebut.

Namun menurut Felix, cahaya itu tidak persis jatuh ke kawah Gunung Merapi. “Itu bukan dari Merapi. Cuma karena kelihatan dari posisi barat (Merapi),” kata Felix ketika dihubungi, Jumat (28/5/2021).

Dusun Berut berada di lereng barat Gunung Merapi. Dusun ini masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB III) Merapi.

Beberapa bulan sebelum kejadian ini, warga sekitar Merapi juga melaporkan fenomen aneh kilat yang menyambar-nyambar di puncak Merapi. Belakangan diketahui aktivitas vulkanik dapat memicu munculnya medan listrik yang menyebabkan kilat.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), hari ini melaporkan terjadi 15 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter ke arah barat daya.

Guguran lava teramati sebanyak 70 kali dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter ke arah Barat Daya.

Status Merapi saat ini masih “siaga” dengan potensi bahaya guguran lava dan awan panas ke sektor Selatan-Barat Daya (Kali Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih) sejauh maksimal 5 kilometer.

Arah guguran lava dan awan panas ke arah Tenggara atau Kali Gendol maksimal sejauh 3 kilometer. Sedangkan jarak lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.(red)

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.