Portal Berita Hari Ini

Jubir Corona Kota Gunungsitoli : 2 Orang Postip, 5 Orang Sehat

Gunungsitoli, Nusantaratop – Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli kembali melaporkan 2 orang warganya terpapar postip COVID – 19, Senin (5/7/2021)

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Gunungsitoli Onahia Telaumbanua, ST, MT selaku juru bicara (jubir) Satuan Tugas dalam informasi terkini perkembangan Covid-19 di Kota Gunungsitoli.

“Sesuai dengan surat keterangan yang diterima oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli dari RSUD dr. M. Thomsen Nias dan Praktek Dokter Hotman Purba, berdasarkan hasil Swab TCM dan Swab Nasofaring RDT Angiten Covid-19 terdapat penambahan terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2 orang,” kata Onahia Telaumbanua.

Secara rinci dijelaskan, Kedua warga Kecamatan Gununsitoli yang terpapar postip Corona yakni inisial perempuan RZ (57), warga Dusun Tiga, Desa Sisarahiligamo pekerjaan IRT dan perempuan dirawat di RSUD dr. M. Thomsen Nias. NH (57) warga Dusun Tiga, Desa Desa Hilina’a, pekerjaan ASN (Guru) isolasi Mandiri di rumah.

Hal itu disampaikan berdasarkan laporan hasil tes swab petugas medis di Kota Gunungsitoli pada Minggu (4/7/2021).

Baca Juga : Positip COVID – 19 Di Gunungsitoli Hampir Tiada, Hanya Tinggal 1 Orang

“Dengan penambahan 2 orang tersebut maka jumlah kumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Gunungsitoli sampai dengan saat ini adalah 927 orang,” jelas Onahia.

Selain penambahan yang terkonfirmasi positif, terdapat juga penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sehat sebanyak 5 orang

“Dengan penambahan 5 orang tersebut maka jumlah yang sudah dinyatakan sehat sampai dengan saat ini sebanyak 843 orang. Sementara jumlah yang meninggal dunia sampai saat ini tetap sebanyak 25 orang dan yang masih dalam perawatan/isolasi sebanyak 59 orang,” tandasnya.(red)

Sumber : Diskominfo Kota Gunugsitoli

Editor : Pahotan H

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.