Portal Berita Hari Ini

Sulit BBM Nelayan di Sibolga Mengadu Ke Wakil DPRD Sibolga

Foto : Sejumlah Nelayan Sibolga Sambangi Wakil Ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori, SH.MAP.

Nusantaratop.com | SIBOLGA – Semenjak naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite bersubsidi para nelayan kian menjerit. Kondisi itu membuat nelayan sulit untuk melakukan aktivitasnya.

Para perwakilan nelayan tradisional yang tergabung dari beberapa organisasi pun mendatangi Wakil Ketua DPRD yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sibolga, Jamil Zeb Tumori SH MAP.

“Para nelayan tradisional dari berbagai organisasi mengaku sulit mendapatkan BBM Pertalite bersubsidi dari SPBU yang ada, sementara mereka harus tetap melaut untuk menghidupi keluarganya,” kata Jamil yang menampung aspirasi para nelayan, Selasa (5/4/2022) kemarin.

Pimpinan DPRD Sibolga tersebut dengan tegas mengatakan, “Ini persoalan perut, jangan pancing kami rakyat miskin, kami tak pernah mengganggu, maka jangan persulit kami untuk mencari makan,” tegasnya.

Para nelayan mengatakan, ketika mereka akan membeli BBM Pertalite di sejumlah SPBU yang ada di Sibolga dan Tapteng, mereka dipersulit. Pihak SPBU meminta para nelayan menunjukkan surat rekomendasi dari Dinas Perikanan dan Keluatan agar bisa melakukan pembelian BBM.

Pihak nelayan mengaku ‘dibola-bola’. Ketika mereka mendatangi Dinas Perikanan, tetap dipersulit dan tidak bisa mendapatkan surat rekomendasi tersebut. Pihak Dinas Perikanan dan Keluatan berdalih, tak berani mengeluarkan rekomendasi karena tak ada dasar hukumnya-aturan hukumnya telah berubah.

“Kalau Dinas Perikanan dan Kelautan tak memberikan, lalu kemana kami mendapatkan surat rekomendasi tersebut. Kami butuh makan, dan kami ingin melaut. Jadi, kami datang ke DPRD ini menemui Wakil Ketua (Jamil Zeb Tumori, Red), untuk meminta solusi,” ujar perwakilan nelayan kepada Jamil.

Melihat persoalan pelik para nelayan tersebut, Jamil langsung pasang badan dan memberikan solusi. Menurut Jamil, sejatinya semua aturan dibuat untuk mensejahterakan masyarakat. “Apa pun yang terjadi, solusi harus ada, jangan sampai mereka (nelayan) bertindak anarkis,” sebut Jamil.

Jamil langsung bergerak cepat. Ia memediasi perwakilan para nelayan dengan Sales Area Pertamina Sibolga-Tapteng, Helmi, dalam suatu pertemuan di ruangan Pimpinan DPRD Kota Sibolga. Berkat mediasi yang diinisiasi Jamil, akhirnya ada solusi yang melegakan para nelayan.

“Untuk sementara waktu, para nelayan tradisional bisa mendapatkan BBM Pertalite bersubsidi untuk melaut di SPBU Sibolga-Tapteng, menggunakan jerigen dengan membawa surat rekomendasi dari organisasi nelayan masing-masing,” kata Jamil.

Untuk memastikan BBM tersebut benar-benar digunakan untuk melaut, Jamil sendiri yang melakukan pegawasan langsung. “Tentunya sebagai Ketua Golkar dan Pimpinan DPRD, saya harus pasang badan memberikan solusi. Semoga ke depan tidak ada masalah lagi, dan kita yakin semua ini untuk keperluan penegakkan Kamtibmas Kota Sibolga,” timpalnya.

Laporan : Benny Allen

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.