Portal Berita Hari Ini

Puluhan Warga Berorasi Datangi Kantor Bupati Toba

Balige, Nusantaratop – Kantor Bupati Toba didatangi puluhan warga untuk menyuarakan bangunan yang diduga liar di pinggir Danau Toba.

Mulai dari depan Bank Mandiri di Jalan Sisingamangaraja para demonstran berjalan kaki, menuju Kantor Bupati Toba pada Senin (7/6/2021).

Seorang demontran Pederika Napitupulu (51) menyampaikan bahwa pihaknya telah menyurati Pemkab dan DPRD Toba soal bangunan liar di bibir perairan Danau Toba.

Ia menguraikan bahwa keberatan atas maraknya bangunan liar yang dibangun oleh oknum pengusaha di sepanjang pinggiran Danau Toba.

Pembiaran sudah berlangsung sejak dulu, Pemkab selalu tutup mata atas maraknya pembangunan bangunan liar tanpa IMB dan tidak menghasilkan PAD kepada Pemkab,” Kata Pederika dalam orasinya di halaman Kantor Bupati pada Senin (7/6/2021).

“Sayangnya pembiaran terus berlanjut hingga saat ini. Dulu Bupati telah berjanji akan segera menggelar rapat dengan seluruh Forkopimda, namun tidak terlaksana. Bupati Toba pembohong,” teriak Pederika yang akrab dipanggik Broer.

Demonstran lainnya Frits Simanjuntak (60) menjelaskan bahwa sebelumnya telah digelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Toba. Alhasil, pihak pengusaha yang diundang tidak menghadiri RDP tersebut.

Ia menambahkan bahwa jika aksi mereka ini tidak segera ditindak lanjuti, pihaknya mengancam akan menurunkan massa yang lebih besar pada Senin (28/2021).

Tahu bahwa ada masyarakat yang tengah gelar aksi, Wakil Bupati Toba Tonny M Simanjuntak akhirnya menemui massa.

Di hadapan demonstran, ia mengatakan bahwa pihaknya telah menemui BWSS II Sumut untuk membahas seluruh persoalan sekaitan dengan maraknya bangunan di sempadan sungai dan danau di sekitaran Danau Toba.

“Kami telah mendengar semua tuntutan kalian, selanjutnya akan kami tindak lanjuti dan kami akan bahas dalam rapat dengan seluruh dinas terkait secepatnya. Hasilnya nanti akan kita sampaikan kepada koordinator lapangan, pak Broer,” kata Wakil Bupati Toba Tonny M Simanjuntak.

Usai berdilaog dengan Wakil Bupati Toba, massa bergerak ke halaman kantor DPRD Toba.

Massa mengaku merasa kecewa, pasalnya, meski surat telah mereka layangkan pada hari Jumat, dan surat telah disampaikan kepada Ketua DPRD Toba, tak satupun anggota DPRD yang hadir menemui massa.

Sekretaris DPRD Agus Sitorus mengatakan, seluruh anggota DPRD sedang tugas luar.

Dia pun meminta agar massa berkenan menyampaikan maksud dan tujuan aksi untuk selanjutnya disampaikan kepada Pimpinan DPRD Toba.

“Kami akan menyampaikan seluruh tuntutan bapak ibu untuk selanjutnya ditindak lanjuti oleh Pimpinan DPRD. Kami sendiri tidak bisa memutuskannya sebab ada mekanisme yang harus kita jalankan, tapi kami akan menyampaikan seluruh tuntutan kalian,” pungkas Agus.(red/tribunemedan)

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.