Portal Berita Hari Ini

Akuratkan Data Pemilih 2021, KPU Sumut Libatkan Berbagai Instansi

Medan, Nusantaratop – KPU Sumatra Utara (Sumut) meminta terhadap berbagai instansi baik itu Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, Kanwil Kemenag, PMDes, dan BPJS untuk membantu terlibat dalam pemutakhiran data Pemilih 2021.

“Data yang diperoleh tidak hanya di Catatan Sipil, tapi bisa melibatkan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Utara. Khususnya calon pemilih pemula, pasti ada ditingkat SLTA. KPU juga mengundang BPJS untuk mengupgrade data kematian,” kata Ketua KPU Sumut Herdensi, dalam rapat pleno terbuka secara virtual, Jumat (9/7/2021), yang dimulai sekira pukul 14.30 Wib.

Herdensi mengatakan KPU sebagai penyelenggara butuh support agar pemutakhiran data semester I 2021 akurat dan komprehensif.

Sementara itu, Anggota KPU Sumut Mulya Banurea membacakan berita acara dan surat edaran dari Plt Ketua KPU RI Ilham Saputra.

Baca Juga : KPU Sumut Kantongi Data Berkelanjutan Sebanyak 9,79 Juta Pemilih

Baca Juga : KPU Sumut Umumkan Jumlah Pemilih Yang Tersebar di 10 Daerah

Ia mengatakan berdasarkan ketentuan Surat Edaran (SE) Plt Ketua KPU RI No : 132/PL 02-SD/01/KPU/II/2021 tanggal 4 Februari 2021 perihal pemutakhiran data pemilih berekelanjutan tahun 2021, dan SE No : 366/PL 02-SD/01/KPU/II/2021 tanggal 21 April 2021 perihal perubahan Surat Ketua KPU RI No:132/PL 02-SD/01/KPU/II/2021.

“Hasil rapat koordinasi yang dilakukan KPU Sumut, rekapitulasi data pemilih berkelanjutan dengan jumlah sebanyak 9.832.010 pemilih dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 4.854.626 pemilih, dan pemilih perempuan berjumlah 4.977.384 pemilih tersebar di 33 Kabupaten/Kota provinsi Sumatra Utara,” kata Mulya Banurea dalam berita acara yang dibacakan secara virtual.

Berita Acara Pemutakhiran Data Pemilih 2021 Oleh KPU SUMUT, Jumat 9 Juli 2021 (Foto : Pahotan)

 

Pimpinan pihak Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sumut Suhadi S menambahkan pihak KPU perlu juga diminta untuk melibatkan Jasaraharja. Menurutnya, data kematian terkait kecelakaan akan lebih mudah diperoleh KPU.

”KPU juga bisa melibatkan jasaraharja, untuk mengetahui data yang meninggal baik itu dalam kecelakaan,” sebut Suhadi,

Dan hal itu ditanggapi pihak KPU Sumut, Mulya Banuaera mengatakan akan mengundang pihak Jasaraharja.

Masih kata Suhandi, sementara untuk Disdukcapil diminta agar memberikan data pemilih yang updating.

“Discapil belum memberikan data updatingnya, ini penting bagi kami,” katanya.

Sementara itu, keterwakilan pihak Disdukcapil Sumut menyampaikan bahwa data pemilih tidak bisa diberikan secara langsung, harus melalui Dirjen Kemendagri.

“Updating data belum bisa kami memberikan menyangkut akses kesana (Dirjen Kemendagri),” ungkap salah satu Disdukcapil Sumut yang mewakili.

Sementara itu, dari pihak Polda Sumut, Kasubdit I Politik Masana Sembiring mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pihak KPU tentang pemutakiran data pemilih 2021.

“Dari pengalaman dalam kegiatan pemilih di kabupaten/kota, terkadang menimbulkan persoalan di lapangan. Dengan adanya pemutakiran data ini bisa mencegah persoalan pilkada di tempat perhitungan suara,” kata Sembiring.

Ia berharap kolaborasi dengan berbagai pihak dapat terlaksana dengan baik dan aman terkendali.

Hal senada disampaikan keterwakilan Kodam, Aster Kodam I/BB mengatakan sesuai dengan tugas, TNI akan membantu juga pihak Kepolisian dalam pengamanan di pemilu yan akan datang.

Turut hadir dalam udangan virtual yakni, Bawaslu Sumut, Kodam I/BB mewakili, Polda Sumut mewakili, Pimpinan Parpol Sumut mewakili, KPU Se Sumut, dan Disdukcapil Provinsi Sumut. (red)

Editor : Pahotan H

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.