Portal Berita Hari Ini

Presiden Jokowi 3 Periode? Begini Kata Pakar Hukum Medan, Barrack Donggut!

Medan, Nusantaratop – Kabar yang beredar atas dukungan akan 3 periode terhadap Presiden RI Jokowidodo (Jokowi) menjadi sorotan berbagai lembaga, termasuk salah satunya dari praktisi hukum yang ada di Kota Medan, Sumatera Utara.

“Dalam hal ini, saya berprofesi sebagai Advokat, sangat menyesalkan dari beberapa oknum elit politik di negeri ini yang sebenarnya mereka dapat memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dengan mengacu dengan ketentuan undang-undang yang berlaku di negeri ini,” kata Barrack Donggut Simbolon, SH dalam keterangan tertulis terhadap awak media, Rabu (9/3/2022).

Menurutnya, dimana dari beberapa hal yang disampaikan itu memberikan dukungan kepada Jokowi untuk dapat melanjutkan kepemimpinan 3 (tiga) periode sudah menampar dan merusak Demokrasi Indonesia .

Barrack menyampaikan ini sudah menjadi hal yang tidak mendasar sesuai konstitusi yang mengacu pada Pasal 7 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hanya 2 kali masa jabatan.

“Ini sangat jelas sudah diatur didalam konstitusi kita dan belum ada perubahan (amandemen) hingga saat ini,” ucapnya.

Barrack Donggut Simbolon SH, Advokat Kota Medan (ist)

Dalam hal ini,  Barraack Donggut menyampaikan sangat tidak menyetujui dari beberapa statemen oknum petinggi elit politik yang tidak memberikan keteladan di mata masyarakat dan yang tidak mendasar dalam memberikan pandangan sesuai bunyi Pasal 1 ayat (3) UUDNRI 1945 negara Indonesia adalah Negara hukum.

“Dimana artinya setiap hal yang disampaikan harus ada dasar hukum dan tidak membuat sesuatu hal yang tidak ada dasar hukumnya. Bila hal ini disampikan kepada beberapa media pada saat peliputan dan akhirnya beberapa media memberitakan hal tersebut kepada masyarakat dalam masyarakat membaca dan mengartikan apakah pemilihan Presiden dapat 3 periode,” ujarnya.

Ia berpendapat hal yang disampaikan beberapa oknum elit politik sudah melakukan penyampaian berita bohong (hoaks).

“Dimana dari seluruh masyarakat kita tingkat pengetahuan dan pendidikan belum semuanya dapat mengerti dan memahami seluruh peraturan yang mengatur terkait hal itu dimana stateman dari beberapa oknum elit politik mencoba merusak dan membuat sejarah buruk ketatanegaran yang sudah ada,” tegas Barrack.

“Dengan ini saya menyampaikan mari kita melakukan hal apapun di Negeri demokrasi ini  harus sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku jangan membuat pembodohan kepada masyarakat,” sambungnya.

Terkait hal itu, Barrack Donggut Simbolon menegaskan bahwa Presiden Jokowi itu sudah menyampaikan akan tetap taat terhadap konstitusi negara dan Ia berharap tidak menyetujui adanya pemberitaan dari sejumlah oknum politik yang mencakup 3 periode.

“Perlu juga saya menegaskan bahwa Bapak Presiden kita Jokowidodo sudah  menyampaikan bahwa beliau tetap taat terhadap konstitusi kita saat ini,  akan tetapi kita tidak akan membenarkan adanya pemberitaan dari beberapa oknum elit politik yang berdasar itu. Saya berharap selaku kepala negara bahwa presiden harus bisa mengarasansi pernyataan beliau tersebut sekalipun UUD NKRI 1945 di amandemen,” pungkasnya.(red)

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.