Portal Berita Hari Ini

Kategori Medan Masuk Level 4 : Lebih dari 30 orang pasien COVID-19 Dalam Sepekan

Medan, Nusantaratop – Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan antisipasi dari pemerintah daerah terkait informasi penyebaran dan penularan COVID-19 varian Delta, yang perbandingannya 1.000 : 1 dengan varian yang biasa.

Diluar pulau Jawa-Bali, ditanggal 12 Juli ini pemerintah pusat akan melakukan pengetatan PPKM Mikro terhadap 15 Kabupaten/Kota termasuk Kota Medan, yang masuk dalam level 4.

“Jadi yang dibahas itu adalah langkah antisipasi, yang disampaikan pemerintah pusat. Bahwa yang masuk klasifikasi itu, Kota Medan ada di level 4,” kata GubernurSumut Edy Rahmayadi di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Jumat (9/7)

Edy menjelaskan, walaupun dari daftar yang ada, Kota Medan paling bawah pada PPKM Mikro.

“Kita baik sangka saja, untuk mencegah tidak berkembang (di sini),” kata Gubernur, usai mengikuti video conference (Vidcon) dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dijelaskan, kriteria level 4 untuk Kota Medan karena ada lebih dari 30 orang pasien COVID-19 per 100 ribu penduduk dalam sepekan dirawat di Rumah Sakit (RS).

Baca Juga : Luar Jawa-Bali, Pemerintah Tetapkan PPKM Mikro 12 Juli Yang Berlaku di 15 Kabupaten/Kota

“Selain itu, ada 5 kasus kematian per 100 ribu penduduk serta lebih dari 150 kasus aktif per 100 ribu penduduk dalam waktu dua pekan,” imbuhnya.

Kata Edy, Pemprov Sumut menunggu keputusan resmi dari Kementerian terkait berupa Peraturan Menteri Dalam Negeri. Namun kesiapannya sudah dibahas, sebagai langkah awal sebelum pekan depan.

Di antaranya lanjut Gubsu, seperti pembatasan kerumunan (larangan takbir keliling dan salat di rumah), mengingat dalam waktu dekat akan ada Hari Raya Iduladha, melibatkan Kepling, Babinsa dan Babinkamtibmas dalam membantu pembagian daging kurban ke rumah-rumah, kerja di kantor sebesar 25%, penyekatan mobilitas masyarakat ke Kota Medan.

“Pengadaan tempat tidur apabila melonjak, kita ada 4.112, diperkirakan sampai 5.000. Kalau begitu, berarti kita ada kekurangan (perkiraan kebutuhan) 750-900 yang akan kita siapkan,” jelas Gubernur didampingi Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Walikota Medan Bobby Nasution dan Kasdam I/BB Brigjen TNI Dided Pramudito.

Gubernur Edy mengatakan setidaknya ada 5 pintu (jalan besar) terkait pengawasan dalam hal rencana pemberlakuan PPKM Darurat di Kota Medan.

Ia meminta agar pemerintah kabupaten/kota yang berada di sekitarnya, untuk mengingatkan masyarakat agar mencegah terjadinya penumpukan di ibukota Sumut, hingga 20 Juli 2021.

“Intinya tidak boleh berkerumun, dan untuk PPKM Darurat, kita akan tegaskan kepada pimpinan (instansi dan perusahaan) agar menjalankan pemberlakuan kerja dari rumah. Termasuk menegaskan kembali agar ketetapan dijalankan oleh seluruh masyarakat,” pungkas Edy.(red/Kominfo Sumut)

Editor : Pahotan

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.