Portal Berita Hari Ini

Dedi Iskandar Minta Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Sumut Segera Tangani Jalan Rusak Di Labura, Labusel dan Labuhan Batu

MEDAN | TOP

Anggota DPRD Sumut dari fraksi PKS, Dedi Iskandar SE mendesak pemprovsu agar melakukan perawatan dinding penahan tebing berupa Talun atau beronjong disejumlah ruas jalan provinsi di simpang Aek Kota Batu menuju perbatasan Tobasa yang ada di Labuhan Batu Utara sebagai pengamanan jalan.
Hal itu ditegaskan anggota komisi D itu usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemprovsu, kemarin.
Kepada wartawan, Jumat (10/9), Dedi menambahkan bahwa kondisi kerusakan jalan provinsi juga terdapat pada titik lain, seperti kerusakan di jalan Aek Nabara menuju Bilah Hilir atau Ajamu. Kondisinya pun sudah cukup lama dibiarkan. Kita kuatir, kerusakan jalan akan bertambah, terutama dimasa musim penghujan ini.
“Diperkirakan, ada 25 Km panjang jalan tersebut,”jelasnya.
Dirinyapun mengaku telah melakukan komunikasi dengan pihak UPT pekerjaan umum. Namun pihak UPT beralasan kalau anggarannya terkena rekofusing, sehingga pengalokasian anggaran untuk perawatan dan perbaikan jalan provinsi sepanjang 280 Km di dapil VI terbatas.
“Kendalanya disitu (rekofusing-red), jadi tidak bisa dialokasikan, tapi kita mendesak agar di P-APBD 2021 dipadatkan untuk pengerjaannya, meskipun dananya minim,”terang Dedi.
Pria asal daerah pemilihan (dapil) VI meliputi Labuhan Batu Utara (Labura), Labuhan Batu Selatan (Labusel) dan Labuhan Batu Induk itu juga mengatakan kalau komisi D secara bersama sepakat mendorong agar dana peluncuran yang akan dibayarkan tahun ini atas perkerjaan sebelumnya dialihkan ke dana perawatan dan pemeliharaan.
“Dana peluncuran ini perlu ditinjau ulang, meskipun sudah diperiksa oleh badan pemeriksa keuangan. Kita tidak mau, katika dibayarkan kepihak ketiga jadi bermasalah,”tegas Dedi.
Intinya, DPRD setuju dana peluncuran itu tetap dibayarkan. Tapi, untuk tahun ini, kita dorong dialihkan ke dana perawatan dan pemeliharaan, karena masih proses peninjauan ulang, tambahnya.
Untuk itu, ia berharap, agar pengalokasian dana perawatan dan pemeliharaan jalan dari dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi dapat ditingkatkan lagi. Sehingga pengerjaannya tidak sepotong sepotong. (ind)

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.