Portal Berita Hari Ini

Aksi Aktivis Lingkungan Danau Toba Jalan Kaki Ke Presiden Jokowi Untuk Menuntut Penutupan PT TPL  

Medan, Nusantaratop – Aktivis lingkungan Danau Toba, Sumatera Utara, berjalan kaki ke Jakarta menuntut penutupan PT Toba Pulp Lestari (TPL).

Aksi jalan kaki menuju Jakarta ini dilakukan untuk bertemu Presiden Joko Widodo.

Mereka mendesak pemerintah menutup perusahaan Toba Pulp Lestari yang selama ini merusak lingkungan dan merusak tatanan kehidupan masyarakat adat di Danau Toba, hingga berulang kali terjadi bentrok.

Sebelum berjalan kaki, tiga aktivis didoakan perwakilan masyarakat adat di depan Makam Pahlawan Nasional asal tanah Batak, Sisingamangaraja ke-12 di Balige.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar menemui masyarakat adat terkait konflik dengan PT Toba Pulp Lestari.

Baca Juga : Bupati Samosir : Hutan Lindung Tidak Akan Dialihfungsikan Untuk Tanaman Produksi, Melainkan Endemik

Baca Juga : Warga Borbor Ricuh Dengan PT TPL Akibat Dari Saling Klaim Lahan

Kepada menteri, masyarakat adat mengeluhkan pencemaran oleh PT Toba Pulp Lestari, serta pengembangan pariwisata Danau Toba yang dinilai tidak memihak masyarakat.

Menanggapi keluhan masyarakat, Menteri Siti Nurbaya akan mengkaji pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh perusahaan TPL dan akan mencari alternatif lain untuk penyelesaian konflik. (red/kompas.com)

Dilansir dar Tribun Medan.com tiga aktivis asal Kabupaten Toba hari Senin (14/6/2021) jalan kaki ke Jakarta untuk bertemu Presiden RI Joko Widodo.

Ketiga aktivis itu yakni, Togu Simorangkir, Anita Hutagalung dan Irwandi Sirait.

Aksi ketiga aktivis Toba jalan kaki ke Jakarta ingin bertemu Jokowi minta tutup PT TPL.

Sebelum meninggalkan Kabupaten Toba, ketiga aktivis berpamitan dengan sanak keluarga dan masyarakat, serta penatua 8 kabupaten di kawasan Danau Toba.

Tampak ada dua mobil logistik yang disiapkan dalam aksi ini.

Di mobil tersebut terpampang spanduk bergambar Raja Sisingamangaraja XII dan seruan tutup PT TPL.

Mereka mulai jalan kaki dari makam Raja Sisingamangaraja.

Ada 11 orang yang ikut mengawal aksi jalan kaki itu.(merdeka/tribun medan)

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.