Portal Berita Hari Ini

Ungkap Kejahatan Rapid Tes Bekas Dan Dugaan  Vaksin Ilegal, PKPI Sumut Apresiasi  Kinerja Poldasu

Medan, Nusantaratop.com РKasus penggunaan alat rapid tes antigen bekas belum lama ini mencuat ke publik, kini sejumlah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) diamankan oleh pihak Polda Sumut atas dugaan penjualan vaksin Covid-19 ilegal.

Oknum ASN tersebut diketahui merupakan pegawai yang bertugas di Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut dan salah satu lembaga permasyarakatan (Lapas) di Sumut.

Penangkapan ini juga telah dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi pada Jumat (21/05/2021).

“Benar, ada sejumlah oknum ASN Dinkes Sumut dan lapas yang kita amankan di Medan,” katanya.

Hadi mengatakan, pihaknya saat ini belum bisa memberikan keterangan secara rinci terkait penangkapan sejumlah oknum ASN tersebut. Yang jelas, seluruh oknum ASN tersebut diamankan petugas di Kota Medan.

Sejak Rabu (19/05/2021), polisi¬†masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait kasus dugaan penjualan vaksin Covid-19 ilegal ini.”Masih dikembangkan. Nanti kami informasikan kembali,” ujarnya.

Kinerja Poldasu Diapresiasi Ketua PKPI Sumut

Ketua DPP PKPI Sumatra Utara, Ir Juliski Simorangkir, MM. (ist)

 

Terkait itu, Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (DPP PKPI) Sumatra Utara Juliski Simorangkir memberi apresiasi terhadap kinerja Kepolisian Daerah Sumatra Utara (Poldasu).

Juliski mengatakan, menjalani 100 hari masa kepemimpinan Kapolda Sumut Irjen Drs RZ Panca Putra Simanjuntak aparat kepolisian makin profesional menangkap kejahatan di Sumut termasuk mengungkap oknum petugas Covid-19.

‚ÄúPKPI mengapresiasi gerak cepat bapak Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra. Kemarin kepolisian kita berhasil mengamankan swab test bekas di bandara Kualanamu, sekarang berhasil mengungkap lagi dugaan penjualan vaksin illegal di kota Medan,‚ÄĚ katanya terhadap Nusantaratop.com.

Ia menambahkan dimasa pandemic Covid-19 ini masih ada orang yang memanfaatkan kejahatan untuk kepentingan sendiri.

‚ÄúDimasa sulitnya pandemic Corona ini kita berharap perbuatan seperti itu tak akan terjadi lagi di Nusantara, khusunya Sumatara Utara, terimakasih atas kinerja kepolisian kita,‚ÄĚ pungkasnya.(*)

Editor : Pahotan MH

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.