Portal Berita Hari Ini

Terkait Penjualan Vaksin Corona Ilegal di Medan, Kemenkes Angkat Bicara

Jakarta, Nusantaratop – Juru Bicara Vaksinasi Covid 19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyayangkan terjadinya penjualan vaksin Covid – 19 secara ilegal di Sumatera Utara (Sumut).

“Hal ini sangat disayangkan karena pemerintah sudah mengatur tahapan vaksinasisesuai proritas,” kata Nadia dikutip ¬†JPNN.com, Sabtu (22/05/2021).

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkesitu mengatakan pemerintah telah menetapkan aturan distribusi vaksin Covid 19 sesuai dengan risiko penularan dan kerentanan masyarakat.

Menurutnya, hal ini memperlihatkan antusias masyatakat terhadap vaksinasi Covid 19.

Siti Nadia meminta masyarakat bersabar dan mengikuti tahapan-tahapan vaksinasi yang disampaikan pemerintah.

“Pemerintah sudah menjamin untuk menyediakan vaksinasi gratis bagi seluruh masyarakat sesuai sasaran,” lanjutnya.

Baca Juga : Dalam Sebulan Jual Vaksin Ilegal, 2 Dokter 1 ASN Raup Rp 238 Juta

Baca Juga : Dugaan Oknum ASN Rutan Jual Vaksin Ilegal, Kemenkum HAM Serahkan Proses Hukum ke Poldasu

Nadia mengatakan ada standar pemberian vaksin Covid 19 yang sudah ditentukan agar mencegah terjadinya kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI).

“Kami tidak mengharapkan adanya vaksinasi yang tidak sesuai aturan dan dapat berpotensi terjadinya KIPI,” tutur alumnus Universitas Indonesia itu.

Terkait penjualan vaksin Covid 19 secara ilegal, Nadia mengimbau pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasannya terhadap distribusi vaksin.

“Karena sudah melanggar aturan, ini sudah ranah penegak hukum ya,” pungkas Nadia.

Baca Juga : Ungkap Kejahatan Rapid Tes Bekas Dan Dugaan  Vaksin Ilegal, PKPI Sumut Apresiasi  Kinerja Poldasu

Diketahui, Polda Sumatera Utara mengungkapkan dua oknum dokter dan aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Kesehatan terlibat penjualan vaksin Covid 19 secara ilegal sehingga mengantongi uang sebesar Rp 238 juta.

“Vaksin yang diperjualbelikan merupakan vaksin dari Lapas Tanjung Gusta yang diperuntukkan bagi tenaga Lapas dan warga binaan,” tutur Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak, Jumat (21/05/2021)

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.