Portal Berita Hari Ini

KPU Sumut Kantongi Data Berkelanjutan Sebanyak 9,79 Juta Pemilih

Medan, Nusantaratop.com – Ketua KPU Provinsi Sumatra Utara Herdensi mengatakan KPU saat ini sedang mempersiapkan data pemilih yang lebih akurat, mutahir, konfrehensif dalam menghindari persoalan di Pemilu 2024 mendatang.

“Memuculkan ‘persoalan’ dan gugatan yang telah terjadi terakhir ini. Nah, jadi kita sudah punya banyak waktu untuk mempersiapkan data pemilih yang lebih akurat, lebih mutahir, lebih konfrenhensif, dibandingkan Pemilu sebelumnya di Pemilu 2024 nanti,” kata Ketua KPU Sumut dalam rapat pleno terbuka untuk umum secara virtual, Senin (24/5/2021) sekira pukul 14.00 Wib.

Pantauan Nusantartop.com, rapat dalam undangan KPU dihadiri Bawaslu Sumut, Kodam I/BB, Polda Sumut, Disdukcapil Sumut, dan Pimpinan Parpol Se Sumut.

Herdensi menyampaikan KPU sudah berupaya menjalankan UU No 7 Tahun 2017 tentang pemilu, khususnya terkait  pemutakhiran data berkelanjutan.

“Data pemilih kita ini tidak lagi hanya tentang update pada saat tahapan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah atau kita update pada tahapan pemilu saja, tapi data ini kita update secara terus-menerus,” ungkap Herdensi.

Ia menjelaskan, bahwa KPU RI sudah menyusun formulasi data pemilu berkelanjutan. Kata Herdensi, kedepannya akan ada perubahan dimana selama ini rekapitulasi data pemilih berkelanjutan ini di lakukan per triwulan. Tapi berdasarkan surat KPU RI No 366, akan ada pemutakhiran data yang dilaksanakan per semester.

“Jenjang antar semester itu tersedia ruang bagi kita semua, khususnya teman-teman partai politik database keanggotaan sekalian. Ada perubahan terkait data anggota, khusunya berkaitan dengan data pemilih, apakah karena dia itu sudah meninggal dunia, pindah domisili, itu bisa mengkoordinasi ke kami KPU yang akan dilakukan perbaikan,” sebut Herdensi.

Sementara itu, anggota KPU Sumut Yulhasni selaku Kordif data dan informasi menyampaikan Surat Edaran Plt Ketua KPU RI Nomor 132/PL.02-SD/01/KPU/II/2021 tanggal 4 Februari 2021, perihal pemutakhiran data pemilih berkelanjutan Tahun 2021.

Baca Juga : KPU Sumut Umumkan Jumlah Pemilih Yang Tersebar di 10 Daerah

Hasil rapat koordinasi yang dilakukan KPU Sumut terhadap rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan berjumlah 9.794. 296 orang pemilih, dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 4.837.022 pemilih dan  perempuan berjumlah 4.957.274 pemilih.

“Ini semua tersebar di 33 Kabupaten/Kota provinsi Sumatra Utara dengan rincian sebagaimana terlampir dalam berita acara ini. Kita menerima berbagai masukan,” ucap Yulhasni

Data Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021 Yang Ditampilkan KPU Sumut.

 

Beberapa informasi penting terkait rapat pleno terbuka pemutakhiran data pemilih berkelanjuntan yang ditampilkan KPU Sumut sebagai berikut :

  1. Rapat pleno terbuka data pemilih berkelanjutan Triwulan I, seharusnya dilaksanakan awal April 2021 sesuai surat KPU RI Nomor 132/PL.02-SD/01/KPU/II/2021 tanggal 4 Februari 2021 harus ditunda karena terdapat 12 daerah Kabupaten/Kota di Sumut yang melaksanakan Pilkada 2020 masih menjalani sengketa di Mahkama Konstitusi (MK).
  2. Sesuai Surat KPU RI Nomor : 218/PL.02-SD/01/KPU/III/2021 tanggal 8 Maret 2021 menyebutkan, sebelum pelaksanaan Rakor koordinasi Per Triwulan, bahwa data untuk DPB Triwulan I salah satunya bersumber dari DPTb (Daftar Pemilih Tambahan). Oleh karena itu, KPU Kabupaten/Kota diperintahkan untuk membuka kotak suara. Sementara terhadap Kabupaten/Kotayang masih bersengketa di MK, maka input data menunggu Penetapan Pasangan Calon Terpilih 2020.
  3. Terkait hal tersebut, maka KPU Kabupaten/Kota yang bersengketa di MK dapat melaksanakan rekapitulasi DPB pada bulan April dan Mei
  4. KPU Provinsi baru melaksanakan rapat pleno DPB Triwulan I pada Mei 2021 untuk mendapatkan data by name yang akan dituangkan dalam DPB.
  5. Surat Ketua KPU RI No : 366/PL.02-SD/01/KPU/IV/2021 tanggal 21 April 2021 menyebutkan bahwa rapat pleno pemuktakhiran daftar pemelih berkelanjutan dilakukan dengan 2 hal :
  6. Rapat pleno internal dilakukan setiap bulan
  7. Rapat pleno terbukan dilakukan 2 kali setahun yakni semester I dan semester II. (red)

 

Laporan : Daniel H

Editor     : Pahotan MH

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.