Portal Berita Hari Ini

Galian C di Jalan Murai Diduga Tak Kantongi Izin, Koordinator: “Apa Urusanmu?”

Sibolga, Nusantaratop – Aktifitas galian C yang diduga tidak mengantongi izin kerukan berjalan dengan mulus di Jalan Murai,  Kelurahan Aek Manis, Kecamatan  Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Pengerukan tanah merah ini tidak jauh dari wilayah permukiman penduduk. Menurut warga sekitar aktifitas tersebut sudah berjalan selama sebulan belakangan ini.

Namun hal itu disayangkan, ketika awak media yang mencoba konfirmasi terkait izin galian, malah mendapatkan jawaban tidak menyenangkan dari  MT seorang koordinator lapangan dilokasi.

“Kalaupun ada izinnya apa urusannya sama kau, artinya kutunjukan surat-surat ini sama kau. Ia kau nanya izin nya izin mana, kalau kubilang gak ada kenapa rupanya,” ucapnya keras dengan bibir bergetar terhadap wartwan, Selasa (26/10/2021).

Koordinator MT yang terlihat merasa risih dengan kedatangan wartawan, malah menyarankan wartawan agar konfirmasi ke Perizinan Pemko Sibolga. “Pergi sana konfirmasi perizinan Pemko Sibolga,” sebutnya.

Koordinator MT juga menyebutkan, apa kapasitasmu nanyak itu?

“Aku yang jaga disini aku kordinatornya. Pantas gak kau nanyak itu ?? Yang pantas nanya itu orang Pemko,” kata MT.

“Buktinya ini berjalannya, kok malah ijinya pula kau tanya, artinya ku tunjukkanlah ijin atau surat – suratnya ini semua sama kau, kalau ku bilang tak ada kenapa rupanya,” koarnya.

Diketahui, menurut pasal  158 UU RI No 4 tahun 2009, tentang pertambangan mineral dan batubara (Minerba). Hukuman bagi pelanggar atau galian C tanpa izin cukup berat. Sesuai dengan Pasal 158, sanksi hukuman bagi pelanggar adalah maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.

Pantauan dilokasi, aktivitas galian C tersebut terlihat jelas keluar masuknya mobil dump truck mengangkut material tanah merah. Keresahan masyarakat setempat hasil pengerukan tanah  yang dibawa oleh dump truk menimbulkan abu.

“Yah kalau resah iya sih pak. Karena saat orang itu aktivitas dan membawa tanahnya, kan sisa tanahnya banyak jatuh di jalan dan membuat banyak abu,” ucap salah seorang warga setempat yang enggan namanya dicatut.(red/bn)

Penulis: Benny

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.