Portal Berita Hari Ini

Kategori PPKM Kota Medan Level 4, Pembeli Boleh Duduk Hanya 20 Menit Aja!!

Medan, Nusantaratop – Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan kota Medan saat ini masuk dalam kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dalam penanganan COVID-19.

Jika sebelumnya pemerintah Kota Medan lakukan PPKM Darurat take away (dibawa pulang). Kini arti dari PPKM level 4 ini bahwa para pembeli diperbolehkan duduk hanya 20 menit aja bagi pengelola UMKM hingga batas operasional pukul 21.00 Wib.

“Kota Medan saat ini masuk dalam kategori PPKM level 4, tentunya untuk dapat menekan penyebaran Virus COVID-19 dibutuhkan kerjasama semua pihak,” kata Bobby Nasution saat peninjauan vaksinasi massal terhadap Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Sumut) di jalan AH Nasution, Medan Johor, Kantor Kejati Sumut, Selasa (27/7/2021).

Dijelaskan Bobby Nasution, setelah seminggu Kota Medan menerapkan PPKM Darurat, kini kembali diterapkan PPKM level 4 sampai tanggal 2 Agustus 2021.

Perbedaannya jelas Bobby Nasution ada di sektor perekonomian, dimana sebelumnya saat PPKM Darurat tempat- tempat makan atau minum hanya boleh melayani take away (dibawa pulang).

Tetapi saat ini di penerapan PPKM level 4 Pemerintah mengizinkan tempat makan untuk menerima pelanggan makan di tempat, namun hanya diperbolehkan selama 20 menit. Selain itu jam operasional juga diperbolehkan maksimal sampai pukul 21.00 Wib.

“Ini kita prioritaskan untuk sektor UMKM, sedangkan untuk restoran yang besar belum diizinkan makan ditempat,” jelasnya.

Menurut Wali Kota Medan, restoran yang besar jumlah meja dan tempat duduk yang banyak akan mengundang banyak pelanggan makan ditempat.

“Artinya jika satu resto memiliki 10 meja, sesuai aturan satu meja hanya boleh diisi 3 orang maka, jika terisi semua meja akan mencapai 30 orang belum lagi pelayan, jadi pastinya akan menimbulkan Kerumunan. Hal yang terpenting dari PPKM level 4 ini adalah menghindari kerumunan,” jelas Bobby.

Bobby Nasution menambahkan, di masa penerapan PPKM level 4, Kota Medan masih menerapkan penyekatan jalan di beberapa titik.

Kata Bobby, Kota Medan sebagai ibu Kota Provinsi Sumut bahwa semua kegiatan masyarakat terpusat di Kota Medan. Oleh karena itu sambungnya, kegiatan yang tidak terlalu penting harus di pilah untuk tidak dilaksanakan.

“Artinya masyarakat yang tidak memiliki kepentingan yang mendesak agar tetap berada dirumah selama PPKM level 4, karena beberapa titik dilakukan penyekatan guna mengurangi mobilitas,” jelas Bobby Nasution.

Saat itu, Selasa (27/7/2021) Wali Kota Medan Bobby bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, IBN Wiswantanu, SH MH, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakajati Sumut, Agus Salim SH, MH sedang meninjau vaksinasi massal Kejaksaan Sumut sebagai wujud dukungan memutus mata rantai COVID – 19.(red)

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.