Portal Berita Hari Ini

Dinilai Joget Langgar Prokes, Komisi II DPR RI Junimart Girsang Desak Mendagri  Sanksi Wabup Lampung Tengah

Jakarta, Nusantaratop – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang menilai Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya diduga melanggar protokol kesehatan (prokes) saat menghadiri pesta.

Junimart mendesak Mendagri Tito Karnavian memberikan sanksi kepada Wabup Lampung Tengah yang menurutnya menjadi contoh taat prokes bagi masyarakat.

“Semestinya publik figure harus sebagai contoh taat tertib prokes di masa pandemi yang semakin mengganas ini. Apalagi para pimpinan di daerah sudah mendapatkan penegasan dari Mendagri melalui SE (Surat Edaran),” kata Junimart saat dihubungi, Senin (28/6/2021).

Ia juga meminta agar sanksi diberikan kepada Wabup Lampung Tengah yang justru mencontohkan dugaan pelanggaran prokes di tengah lonjakan pandemi Corona. Junimart juga meminta Mendagri Tito memberikan sanksi sesuai UU Pemda.

“Menurut saya perilaku salah seorang pimpinan daerah di Lampung patut untuk mendapatkan sanksi sesuai UU Pemda dari Mendagri sekaligus sebagai percontohan kepada pimpinan daerah yang lain,” ucapnya.

Tak hanya itu, Junimart juga meminta pihak kepolisian meneruskan proses hukum terhadap Wabup Lampung Tengah tersebut. Dia lantas mengambil contoh kasus pelanggaran prokes oleh Habib Rizieq yang juga diproses oleh pihak kepolisian.

“Tentang LP di Kepolisian kita menunggu bagaimana hasil penyelidikan oleh Kepolisian yang bisa saja naik ke tahap penyidikan untuk diproses lebih lanjut. Kita apresiasi masyarakat pelapor karena sudah berperanserta untuk mensosialisasikan wajib prokes. Setuju (diproses seperti Habib Rizieq) sesuai bukti-bukti tentunya,” ujarnya.

Wabup Lampung Tengah Joget Tanpa Prokes

Wabup Lampung Tengah Ardito Wijaya dilaporkan oleh masyarakat ke polisi atas alasan melanggar protokol kesehatan saat menghadiri pesta. Laporan itu sudah diterima polisi pada Minggu kemarin.

Laporan itu terdaftar dengan nomor registrasi LP/B/950/VI/2021/SPKT/POLDA LAMPUNG. Bukti laporan itu diberikan oleh Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Senin (28/6/2021).

“Laporan masyarakat baru kami terima di SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polda Lampung pada hari Minggu, 27 Juni 2021, selanjutnya laporan tersebut akan dilakukan penyelidikan,” ujar Pandra saat dihubungi dilansir dari detik.com.

Dalam laporan itu, pelapor mengatakan pada 26 Juni, Ardito menghadiri pesta pernikahan di Kampung Lempuyang. Di situlah Ardito disebut tidak menaati protokol kesehatan.

“Pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu yang diduga dilakukan oleh terlapor di tempat pesta pernikahan yang beralamat di Kampung Lempuyang Bandar, Lampung Tengah,” demikian isi uraian kejadian dari laporan itu.

Pelapor menyebut Wakil Bupati Lampung Tengah sengaja menimbulkan kerumunan. Menurut pelapor, seharusnya Ardito sebagai pejabat publik menjadi contoh dalam pelaksanaan protokol kesehatan pandemi COVID-19.(red/dtc)

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.